Hening
Ini, adalah cerita yang tertinggal dari ibur panjang akhir tahun kemarin..
Ketika sedang menunggu pesanan bakmi pinggir jalan bersama keluarga, aku melihat satu keluarga yang juga sedang menunggu pesanannya datang. Mereka terdiri dari ayah, ibu dan anak. Usia sang anak, kutaksir sekitar 4 - 5 tahun.
Ayah dan ibu tampak asyik dengan ponsel pintar dalam genggaman. Sementara sang anak, tak lepas pandangannya dari tablet (yang bukan obat ..😁). Jari jemarinya begitu lincah bergerak ke sana ke mari di atas layar tablet.
Mereka duduk bersama. Tapi hening. Tak ada suara. Tak ada percakapan. Semua asyik dengan dunianya masing - masing. Berkomunikasi dengan orang - orang yang tak tampak dan entah ada dimana.
Mereka bersama, tapi tak ada suara. Mereka berdampingan, tapi asyik dengan dunia masing - masing. Ponsel pintar, telah mengganti bahasa lisan jadi bahasa tulisan. Mampu mendekatkan yang jauh, tapi menjauhkan yang dekat.
Dan entah mengapa, aku sedih melihat pemandangan ini..
(Posting : fb)
Komentar