Lupa
1 dari 1
| |||
Namanya
Faaruuq.
Sepertinya sudah menjadi 'tradisi' keluarga untuk sekolah PAUD
di tempat yang sama, maka Faaruuq pun sekolah PAUD disini.
Dia adalah
salah satu murid yang sejak dalam kandungan, sudah di daftarkan untuk
jadi murid di sekolah. Karena belum lahir dan belum punya nama, jadilah
yang tercantum dalam buku daftar tunggu anak baru adalah 'adiknya Pasha'
(sang kakak).
'Ritual' paginya adalah menangis saat ditinggal ibunya. Hanya sebentar. Begitu ibunya hilang dari pandangan, hilang pula menangisnya.
Seperti mesin yang lama panasnya, maka Faaruuq akan duduk melihat - lihat dulu temannya yang bermain. Tersenyum memandangi temannya yang bertingkah pola beraneka ragam. Bila sudah 'panas' baru dia akan bergabung, bermain dengan teman.
Satu yang 'ajaib' dari Faaruuq. Ketika dipanggil ibu guru, dia tetap asyik saja bermain. Tapi bila dipanggil, 'anaknya Bu Yayuk' maka dia akan datang menghampiri. 😁. (kalau dibiarkan, dia bisa lupa bila namanya 'Faaruuq')
(Posting : fb)

Komentar