Gagal Paham
Ini, hanya salah satu alasan. Dari begitu banyak alasan mengapa bermain
dengan anak - anak di sekolah, tuh sangat menyenangkan...
Seperti biasa setiap pagi, sebelum mulai belajar, anak - anak akan menyaksikan film yang berhubungan dengan tema belajar. Minggu ini temanya dokter. Film yang disaksikan tentang dokter hewan. Dan ketika kembali ke kelompok usia masing - masing, ibu guru akan bertanya, untuk menggali kemampuan anak - anak dalam melihat dan mendengar film yang baru mereka saksikan.
"Tadi lihat apa saja, ya?" tanya ibu guru di kelompok usia 2 - 3 tahun.
"Monyet," jawab Ghazi yang disertai dengan senyum manisnya.
"Cing," jawab Naufal. Walau sudah mendekati usia 3 tahun, duo kembar ini, masih belum jelas dalam mengucapkan kata - kata. Lebih sering, bagian belakangnya yang disebutkan. Yang dimaksudnya dengan 'cing' adalah 'kucing'.
"Trus apalagi?" ibu guru kembali bertanya.
"Thik," jawab kembar satunya, Nadhif.
"Pithik (ayam)? Gak ada ayam lho di film nya tadi," ibu guru mengingatkan.
"Thik," jawab Nadhif lebih keras sambil telunjuk kanannya melakukan gerakan menusuk lengan kiri.
"Ooo... Suntik, ya?" jawab ibu guru yang langsung ingat bila di film tadi, kucingnya di suntik vaksinasi.
Nadhif mengangguk senang.
Dan bila kemudian ibu guru tertawa lepas, itu karena mentertawakan diri sendiri, yang gagal memahami anak muridnya. 😂.
(Posting : fb)
Komentar