Bayi
Ini pasti hanya kebetulan saja..
Saat bulan lalu menerima murid baru selama 5 minggu berturut - turut, 4 diantaranya adalah anak - anak yang berusia di awal 2 tahun. Tak heran bila kemudian aku mendapat "protes keras" dari ibu guru yang bertanggung jawab di kelas 2 - 3. 😊.
Karena anak - anak baru ini, "istimewa".
Seperti...
Azka, punya kebiasaan merajuk. Apa saja yang membuat dia tidak berkenan, maka bisa jadi alasan buat merajuk, ngambek. Dan kalau ngambek nya sudah keluar, maka dia akan menjatuhkan diri dimana saja. Tidak peduli lokasinya berbahaya atau tidak untuk menjatuhkan diri. Karenanya, ibu guru harus selalu pastikan lantainya aman untuk Azka menjatuh - jatuhkan diri.
Danif, punya kebiasaan memukul dan merebut bila dia menginginkan sesuatu milik temannya. Ibu guru harus terus mendampinginya. Karena, satu detik terlewat, maka kejadian "luar biasa" pun terjadi.
Tsaqib, yang paling mendapat perhatian ibu guru. Karena bila dia menangis atau menahankan emosi, maka bibirnya menjadi biru dan jantungnya "berhenti" sesaat. Sehingga ibu guru harus ekstra waspada mengawasinya agar hal ini tidak perlu terjadi.
Queen, satu - satunya perempuan. Tapi walaupun begitu, ibu guru tidak boleh menganggap enteng. Ditinggal sesaat saja, dia sudah berpindah tempat. Bisa di atas meja, "tersangkut" di jendela atau naik ke rak buku. Mungkin karena badannya yang mungil dan ringan, yang membuatnya begitu mudah berpindah tempat. 😆.
Anak - anak ini, menurut ibu guru, dikategorikan "bayi". Walaupun membutuhkan perhatian ekstra, tapi mereka adalah "hiburan" bagi ibu guru. Yang selalu menghadirkan senyum dan tawa dalam tingkah polah mereka.
Tapi... Seminggu ini jadi sepi. Karena di saat bersamaan mereka sakit dan harus istirahat di rumah. Dan ibu guru pun kehilangan.
Lekas pulih, Nak. Ibu guru dan teman - teman menunggu di sekolah.
(Posting : fb)
Komentar