Bujuk Rayu
Beberapa anak baru yang masuk di minggu - minggu ini, membutuhkan
waktu yang lebih panjang untuk beradapatasi di lingkungan baru, teman
baru. Tak heran bila saat akan ke sekolah di pagi hari, membutuhkan
'perjuangan' lebih dari orang tua, agar mereka mau ke sekolah.
Tapi
lebih sering gagalnya, sehingga beberapa hari ini, setiap pagi, selalu
ada pesan singkat yang mampir ke ponselku. Intinya, 'Ibu, anak saya
susah banget dibawa ke sekolah. Bla.. Bla.. Bla.. Bagaimana, ya Bu?'
Dan terkirimlah deretan saran dan usulan untuk membujuk anak - anak. Dari yang paling sederhana (bawakan saja mainan / makanan kesukaannya, bu) sampai yang paling 'ekstrim' (Ibu, ini dalam kondisi terpaksa sekali, lho ya. Gak papa kalau gak mau mandi, Ntar mandi di sekolah 😀 )
Dan ketika hingga siang, belum juga si anak hadir di sekolah, justru pesan singkat lagi yang datang. 'Ibu, maaf. Anak saya tetep gak mau sekolah.'
Bila sudah begini, tidak hanya si anak yang butuh penyemangat. Orang tua pun perlu disemangati agar besok tetap mau membujuk dengan cara lain. Dan itu berarti, ibu guru harus diskusi lagi untuk mencari inovasi bujuk rayu yang lebih ampuh. 😀.
(Posting : fb)
Komentar