Lapar

Jason? Mungkin cerita tentang Jason saja bisa jadi satu buku sendiri. Karena selalu ada saja kejadian 'aneh bin ajaib' padanya. Setiap hari, setiap saat.....

"Bu, itu vitaminnya sudah dimakan 4 butir. Tolong disimpankan saja," lapor sang mama pagi ini.

Dan dengan 'keahlian' bu guru, botol vitamin itu pun sudah menghilang dari tas Jason tanpa ia sadari. Hingga menjelang makan siang, saat dia menyadari bahwa botol vitamin miliknya telah raib entah kemana. 

Adegan berikutnya adalah merajuk dengan sedikit dibumbui 'drama', tidak mau makan, ngambek dan menangis tersedu - sedu. 😂. Jason banget, deh.

Ibu guru tentu tidak mau kalah dalam melanjutkan 'drama' yang sudah dimulai oleh Jason. Kupeluk dia dan dengan intonasi suara yang pastinya sudah diturunkan 1 oktaf, aku mulai membujuk.

Sederhana saja, sih yang kukatakan padanya, "Jason, tuh laper. Bu Yayuk, tuh kalo laper, nyari - nyari apa gitu, pasti gak nemu. Soalnya matanya berkunang - kunang. Jadi gak keliatan. Coba sekarang makan dulu. Inshaa Allah ntar vitaminnya ketemu lagi."

Butuh 5 menit dan sebuah pelukan yang agak lama hingga akhirnya Jason luluh dan bersedia makan.
Sementara Jason makan, ibu guru yang lain 'bekerja', menghadirkan kembali vitamin Jason ke dalam tasnya. Dan ketika selesai makan dan melihat vitamin itu sudah ada ditasnya, Jason dengan riang menunjukkan padaku dan berkata, "Ini botolnya, Bu Yayuk. Sudah ketemu. Soalnya aku sudah makan." 

Pastilah itu... 😂 . Tapi kemudian, ibu guru harus benar - benar men'doktrin'nya, bila vitamin itu boleh diminum lagi besok sebelum sekolah. Semoga Jason benar - benar menepati janjinya.

(Posting : Fb)

Komentar

Postingan Populer