Mengganggu
Ada perjanjian tak tertulis antara ibu guru dan anak - anak. Kalau ada
temen yang mengganggu, bilang ke ibu guru.
Mengapa perjanjian ini dibuat?
Dulu, dalam seminggu, ada saja kejadian anak yang tergigit dan
menggigit. Atau terlempar dan melempar. Juga terpukul dan memukul.
Walaupun sudah dilakukan 'pengawasan' yang sangat - sangat ketat oleh ibu
guru, satu detik saja bisa mengubah keadaan rukun jadi berantem.
Dan
anak - anak mengambil tindakan sendiri atas kejadian yang menimpanya.
Tapi, sejak perjanjian ini dibuat, situasinya berubah. Hampir mendekati
'zero accident'.. 😀
Kok bisa? Ini salah satu penyebabnya...
"Mbak Yayuk, Oliv ganggu aku." Maica datang padaku, yang sedang membuat checklist perkembangan anak. Sementara di ujung sana, Oliv tampak bingung karena namanya disebut.
"Ganggunya gimana, Ca?" tanyaku sambil menghentikan kegiatanku.
"Oliv liat - liat aku."
Hadegh.. Mereka main berhadap - hadapan. Pastinya sesekali saling pandang... 😂..
Jadi? Bagaimana mau mengganggu, bila hanya melihat saja sudah dilaporkan ke ibu guru.
(Posting : fb)
Komentar