Berdamai

Pada umumnya anak - anak, mereka bermain bersama kemudian bertengkar dan tak berapa lama, sudah akur dan main bersama lagi.

Seperti Fida dan Afiqah siang ini...
 
Mereka tampak asyik main balok warna, membuat sebuah karya. Sesekali mereka 'mendiskusikan' balok warna apa diletakkan dimana. Tapi, beberapa waktu kemudian, terlihat Afiqah tampak memalingkan muka dengan wajah ditekuk. Ciri khasnya kalau sedang marah atau tidak berkenan atas sesuatu. Sementara Fida dengan wajah terlihat sedih menatap Afiqah.

Di sekolah, ibu guru tidak selalu datang menghampiri ketika anak - anak 'bermasalah'. Bantuan ibu guru akan diberikan dalam situasi yang 'luar biasa' atau ketika anak - anak meminta bantuan ibu guru. 
 
Mengapa?
 
Karena di sekolah, anak - anak dilatih untuk menyelesaikan masalahnya sendiri. Dan sebenarnya, mereka memang mampu melakukannya. Ibu guru hanya sebatas menjadi 'penyambung komunikasi' diantara anak - anak yang berseteru.

Kembali pada Fida dan Afiqah, setelah beberapa saat saling pandang dengan raut muka yang tetap sama seperti tadi, Fida berkata, "Afiqah gak usah marah - marah. Nanti cantiknya hilang." (Itu ibu guru banget.. 😀...)

Percaya atau tidak, Afiqah datang menghampiri Fida. Bersalaman. Minta maaf dan bermain bersama lagi. 

Apa masalah diantara keduanya tadi? 
 
Biarlah mereka berdua yang tahu. Karena ibu guru juga harus belajar buat gak kepo...😜.

(Posting : fb)

Komentar

Postingan Populer