Sungguh Teganya

Alya (2,5 tahun), anak baru di sekolah. Bersamanya, ibu guru seperti berhadapan dengan 2 anak. Alya menjadi perpaduan yang pas antara Alwi dan Wikan. Tidak pernah berhenti bergerak. Selalu berlari dan jarang berjalan seperti Alwi. Banyak bicara dan tak jarang membuat ibu guru kehabisan kata menghadapinya, seperti halnya dengan Wikan.

Seperti pada umumnya anak baru, saat tidur siang, menjadi saat yang tidak mengenakkan. Mata sudah mengantuk. Tapi suasana baru membuat tidak nyaman untuk memejamkan mata. Begitu pun dengan Alya. Ketika anak - anak sudah asyik dengan buku masing - masing, dia masih sibuk hilir mudik mengitari teman - temannya. Saat satu persatu anak - anak tertidur, dia justru mulai merengek menanyakan sang Bunda.

Untuk mengalihkan perhatiannya, salah satu ibu guru mengajaknya bercerita di tempat tidur. Biasanya, anak - anak baru akan diajak ke tempat tidur dengan cara mengalihkan perhatiannya. Bila langsung dibawa ke tempat tidur, mereka justru merasa takut dan akan menangis. Tapi bila diajak ngobrol, bercerita, sambil secara perlahan di nina bobo kan, akhirnya akan tertidur juga.

Dan Alya pun dibawa ke tempat tidur dengan cerita tentang 'kuda yang malas menggosok gigi'. Usai ibu guru bercerita, matanya masih tetap terbuka lebar. Ibu guru pun menyanyikan lagu 'Nina Bobo' untuk menidurkannya. Semakin lama, suara ibu guru semakin melemah, berganti dengan suara Alya.

Suasana ruang sekolah yang mulai sepi, karena anak - anak sudah tertidur semua, membuatku dapat dengan jelas mendengarkan nyanyian Alya. Tapi.. aku merasakan ada yang aneh dengan lagunya.. Kutegakkan telinga agar lebih jelas mendengar nyanyiannya.

"....Nina bobo oh nina bobo... kalau tidak bobo digigit yayuk..."
(Tidaaaakkkkk.......!!!!! Begitu miripkah bunyi kata 'nyamuk' dan 'yayuk', hingga tak bisa dibedakannya???? ). 😂.

(Posting : fb)

Komentar

Postingan Populer