Hiks ... Hiks
Wikan (3 tahun) adalah satu - satunya murid di sekolah yang
tidak mau memanggil nama pada ibu guru.
Bila memerlukan sesuatu atau ada yang diinginkannya, dia biasa memanggil dengan, "Ibu Guru....." tanpa nama. Padahal di sekolah ada 4 ibu guru. Ketika ada anak yang memanggil "Ibu Guru", secara serentak semua ibu guru akan menyahut.
Tak terbilang permintaan ibu guru untuk dipanggil dengan nama masing - masing. Tapi Wikan keukeh tidak mau. Bukan tidak mengenal nama ibu guru. Namun memang Wikan yang begitu senang dengan panggilan 'Ibu Guru'.
Bila memerlukan sesuatu atau ada yang diinginkannya, dia biasa memanggil dengan, "Ibu Guru....." tanpa nama. Padahal di sekolah ada 4 ibu guru. Ketika ada anak yang memanggil "Ibu Guru", secara serentak semua ibu guru akan menyahut.
Tak terbilang permintaan ibu guru untuk dipanggil dengan nama masing - masing. Tapi Wikan keukeh tidak mau. Bukan tidak mengenal nama ibu guru. Namun memang Wikan yang begitu senang dengan panggilan 'Ibu Guru'.
Dan
hari ini ada yang berbeda. Entah apa yang membuatnya mau memanggil ibu
guru dengan nama masing - masing. Semua dipanggil dengan benar, walau
bicaranya masih belum jelas. Tiba pada giliranku. Aku sudah
menyiapkan kedua tangan terentang, siap untuk memeluknya seusai
menyebutkan namaku. Dengan senyum malunya dan suara yang lantang, dia
memanggilku, "Ibu Guru yang lain."............
(Haaa?????? Namaku tak cukup dikenalnya... Hiks..Hiks...)
(Posting : fb)
(Haaa?????? Namaku tak cukup dikenalnya... Hiks..Hiks...)
(Posting : fb)
Komentar