Plengeh

Di suatu pagi...

"Faaruuq, plengeh," terdengar suara Olivia sambil melakukan gerakan layaknya orang yang mengambil gambar.

Faaruuq yang dipanggil segera tersenyum sambil kedua tangannya seakan menopang dagu. Dan berkata, "Plengeh."

Kali lain...

"Maica, plengeh," kali ini Dzikra yang memanggil.

Dan Maica berpose layaknya model. Tangan kanan di pinggang. Ujung jari telunjuk tangan kiri di pipi kiri. Dan tak lupa senyum sambil bilang 'plengeh'.

Penasaran dengan hal ini, ibu guru mencari tahu. Mengapa kata 'plengeh' begitu sering terdengar akhir - akhir ini di sekolah.

Dan begitu mendapatkan jawaban, ibu - ibu di atas 40 tahun ini tertawa geli. 😀.

Ternyata.. eh ternyata, kata 'plengeh' yang dipakai anak - anak saat bergaya seolah di depan kamera adalah sama dan sebangun seperti kata 'cheese'.

Saat berpose, bila kita berkata 'plengeh', maka bibir akan tertarik membentuk senyum tiga jari. Seperti saat mengucapkan 'cheese'.

Iseng, ibu guru mencoba mempraktekkannya. 😂😂. Dan hasilnya memang sama, tuh. Sama - sama tersenyum tiga jari. Bedanya 'plengeh' lebih terdengar lokalnya dibandingkan 'cheese'.

Mau mencoba? Minimal latihan dulu untuk pose saat lebaran nanti. 😅😅.

(Posting : fb)

Komentar

Postingan Populer